Wednesday, August 31, 2016

Kerja di Jepang

Selalu ada peluang untuk yang mau berusaha. Orang yang mau berusaha dengan sungguh-sungguh akan mendapatkan hasil yang memuaskan, Karena hasil tidak akan mengkhianati usaha. Sedikit sharing tentang pengalaman saya berusaha bisa bekerja di negri Sakura. Negri yang digembor-gemborkan jika kerja disana bisa bawa uang sekarung. Yah, begitulah anggapan orang banyak mengenai kerja disana. Kerja enak gaji banyak, begitulah. Oleh karena itu, banyak orang ingin kesana untuk bekerja mendapatkan uang duit money yang banyak. Sama halnya anggapan kebanyakan orang, saya juga memiliki anggapan tersebut, tapi tujuan saya kesana hanya satu “meningkatkan taraf hidup orang tua” a.k.a “nyari duit” juga sih. Namun, jauh dari tujuan itu, dari kecil saya memang bermimpi bisa pergi ke Jepang, entah untuk bekerja, belajar ataupun melancong. Dan Alhamdulillah mimpi itu terwujud. O:) <3
Untuk bisa bekerja di Jepang ternyata Tuhan memberi jalan yang tidak pernah saya sangka sebelumnya. Berawal dari “nemu” pamflet yang nempel di pohon di pinggir jalan raya, saya akses web yang tertera disana, kemudian iseng mendaftar dengan latar belakang pendidikan lulusan D3 Bahasa Jepang. Beberapa minggu kemudian saya  mendapat sms yang menyatakan bahwa saya disuruh datang ke sebuah LPK di Solo karena ada lowongan job ke Jepang.
Awalnya saya berpikir saya cukup bawa surat2 yang biasanya dipakai untuk melamar pekerjaan. Tetapi ternyata semua itu belum cukup. OMG! Dari Solo saya harus ke Bandung (padahal saya domisili Semarang) untuk ikut test fisik dan test matematika (saat itu sih tahun 2012 masih gampang). Dan test nya tidak cukup sampai disitu, masih ada test kesehatan (waktu itu saya 2x), saya hampir pingsan waktu diambil darah saya, karena berat badan saya hanya 37kg (krempeng sih). Alhamdulillah dua test tersebut beres, lolos, meskipun testnya tidak berat banget waktu itu, tapi cukup makan banyak biaya PP Semarang-Bandung, Bandung-Semarang, Semarang-Bandung, uang test kesehatan, bikin paspor, biaya hidup. Baru setelah itu ada yang namanya pemantapan atau belajar dan pelatihan Bahasa Jepang selama kurang lebih 2 bulan. Harus bayar dulu setengah dari biaya yang ditentukan (sampai ngemis cari uangnya :'( ).  

Setelah 2 bulan tidak langsung diberangkatkan, ada yang namanya penundaan (dan itu lumayan bikin down kirain gag jadi berangkat pemirsah :'(), ada pula halangan dan hambatan. Baru setelah waktu keberangkatan ditentukan, bayar uang sisa setengah dari yang ditentukan, cus deh. Saya berangkat tanggal 18 Maret 2012 dan kembali ke tanah air pada bulan yang sama tahun 2015. Alhamdulillah, sungguh Tuhan itu The Best Planner, rencanaNya selalu tepat, kehendakNya selalu benar. Jadi, jangan pernah menyerah mewujudkan mimpi  dengan tujuan yang baik. Seperti mengayuh sepeda, seberat apapun kita mengayuh, kita akan sampai pada tujuan. Tujuan mana yang kita tuju, cepat atau lambat, ringan atau berat, bergantung pada diri sendiri. Apakah kita ingin berhenti, atau terus mengayuh. Kalau sepedanya tiba-tiba rusak….X_X

Resume Dongeng ツルの恩返し (Balas Budi Burung Bangau)

ツルの恩返し
むかしむかし、貧しいけれど、心の優しいおじいさんとおばあさんがいました。
 ある寒い冬の日、おじいさんは町へたきぎを売りに出かけました。
 すると途中の田んぼの中で、一羽のツルがワナにかかってもがいていたのです。
「おお、おお、可愛そうに」
 おじいさんは可愛そうに思って、ツルを逃がしてやりました。
 するとツルは、おじいさんの頭の上を三ベん回って、
「カウ、カウ、カウ」
と、さもうれしそうに鳴いて、飛んで行きました。

 その夜、日暮れ頃から降り始めた雪が、コンコンと積もって大雪になりました。
 おじいさんがおばあさんにツルを助けた話をしていると、表の戸を、
 トントン、トントン
と、叩く音がします。
「ごめんください。開けてくださいまし」
 若い女の人の声です。
 おばあさんが戸を開けると、頭から雪をかぶった娘が立っていました。
 おばあさんは驚いて、
「まあ、まあ、寒かったでしょう。さあ、早くお入り」
と、娘を家に入れてやりました。
「わたしは、この辺りに人を訪ねて来ましたが、どこを探しても見当たらず、雪は降るし、日は暮れるし、やっとの事でここまでまいりました。ご迷惑でしょうが、どうか一晩泊めてくださいまし」
 娘は丁寧(ていねい)に、手をついて頼みました。
「それはそれは、さぞ、お困りじゃろう。こんなところでよかったら、どうぞ、お泊まりなさい」
「ありがとうございます」
 娘は喜んで、その晩は食事の手伝いなどをして働いて休みました。
 あくる朝、おばあさんが目を覚ますと、娘はもう起きて働いていました。
 いろりには火が燃え、鍋からは湯気があがっています。
 そればかりか、家中がきれいに掃除されているのです。
「まあ、まあ、ご飯ばかりか、お掃除までしてくれたのかね。ありがとう」
 次の日も、その次の日も大雪で、戸を開ける事も出来ません。
 娘は、おじいさんの肩をもんでくれました。
「おお、おお、何て良く働く娘さんじゃ。何て良く気のつく優しい娘さんじゃ。こんな娘が家にいてくれたら、どんなにうれしいじゃろう」
 おじいさんとおばあさんは、顔を見合わせました。
 すると娘が、手をついて頼みました。
「身寄りのない娘です。どうぞ、この家においてくださいませ」
「おお、おお」
「まあ、まあ」
 おじいさんとおばあさんは喜んで、それから三人貧しいけれど、楽しい毎日を過ごしました。

 さて、ある日の事。
 娘が機(はた)をおりたいから、糸を買ってくださいと頼みました。
 おじいさんが糸を買ってくると、娘は機の回りにびょうぶを立てて、
「機をおりあげるまで、決してのぞかないでください」
と、言って、機をおり始めました。
 キコバタトン、キコバタトン。
 娘が機をおって、三日がたちました。
 ようやく機をおり終えた娘は、
「おじいさま、おばあさま、この綾錦(あやにしき美しい布の事)を町へ売りに行って、帰りにはまた、糸を買って来て下さい」
と、娘は空の雲の様に軽い、美しいおり物を二人に見せました。
「これは、素晴らしい」 
 おじいさんが町へ売りに行くと、それを殿さまが高い値段で買ってくれました。
 おじいさんは喜んで、糸を買って帰りました。
 すると娘はまた、機をおり始めました。
「ねえ、おじいさん。あの娘はいったいどうして、あんな見事な布をおるのでしょうね。・・・ほんの少し、のぞいてみましょう」
 おばあさんがびょうぶのすきまからのぞいてみると、そこに娘はいなくて、やせこけた一羽のツルが長いくちばしで自分の羽毛を引き抜いては、糸にはさんで機をおっていたのです。
「おじいさん、おじいさんや」
 おどろいたおばあさんは、おじいさんにこの事を話しました。
 キコバタトン、キコバタトン・・・。
 機の音が止んで、前よりもやせ細った娘が布をかかえて出てきました。
「おじいさま、おばあさま。もう、隠していても仕方ありませんね。
 わたしは、いつか助けられたツルでございます。
 ご恩をお返ししたいと思って娘になってまいりました。
 けれど、もうお別れでございます。
 どうぞ、いつまでもおたっしゃでいてくださいませ」
 そう言ったかと思うと、おじいさんとおばあさんが止めるのも聞かず、たちまち一羽のツルになって空へ舞い上がりました。
 そして家の上を、三ベん回って、
「カウ、カウ、カウ」
と、鳴きながら、山の向こうへ飛んで行ってしまいました。
「ツルや。いや、娘や。どうかお前も、たっしゃでいておくれ。・・・今まで、ありがとう」
 おじいさんとおばあさんは、いつまでもいつまでもツルを見送りました。
 それからのち、二人は娘のおった布を売ったお金で幸せに暮らしました。

おしまい


Tuesday, August 30, 2016

JAPANESE VENDING MACHINE (自動販売機)

Daftar Isi




BAB 1                       Pendahuluan

1.1       Definisi

Vending Machine adalah mesin otomatis yang menjual berapa tipe suatu produk. Ini juga dapat dikatakan sebagai mesin yang menjalankan bisnis ritel. Beberapa tipe mesin otomatis yang tidak menjual sebuah produk tidak dapat disebut sebagai Vending Machine (Woodbine 2007, 54).
Vending Machine menurut WebFinance adalah mesin elektronik yang digunakan untuk menyajikan sebuah produk setelah memasukkan sejumlah uang ke dalam mesin (http://www.businessdictionary.com/definition/vending-machine.html).
Dalam Bahasa Jepang, Vending Machine disebut dengan jidouhanbaiki. Istilah jidouhanbaiki (自動販売機) menurut sebuah artikel di sebuah web (https://indonesia.fun-japan.jp/Articles/2015/05/01/ID_20150502-17-Vending-Machine-Kanji) berasal dari kata jidou (自動) yang artinya otomatis, hanbai (販売) adalah menjual dan ki () yang berarti mesin. Jadi jika digabungkan jidouhanbaiki adalah mesin yang menjual barang secara otomatis.
 Vending Machine merupakan sebuah alat dengan sistem kerja yang sistematis. Dikatakan sistematis karena pembeli cukup memasukkan sejumlah uang koin maupun kertas, kemudian menekan tombol produk yang ingin dibeli. Secara otomatis barang yang sudah dipilih akan keluar dengan sendirinya. Jika uang yang dimasukkan dalam mesin lebih atau memiliki kembalian, secara otomatis mesin akan mengeluarkan uang kembalian tersebut sesuai jumlah sisa pembelian. Misalnya membeli barang seharga 100 yen dengan menggunakan uang kertas 1000 yen, maka otomatis kembalian yang didapat adalah 900 yen. Jika uang kembalian tidak keluar, pada mesin sudah dilengkapi dengan sebuah tombol otsuri (おつり) yaitu tombol kembalian. Tinggal menekan tombol dan uang kembalian akan keluar.
Jidouhanbaiki disebut juga dengan jihanki, sebutan ini digunakan sebagai singkatan jidouhanbaiki. Dengan jidouhanbaiki pelanggan akan lebih mudah untuk membeli barang, karena biasanya kalau membeli suatu barang di supermarket atau Convenience Store (konbiniコンビニ”) terkadang pembeli  harus rela antri dengan pelanggan lain ketika melakukan pembayaran di kasir. Akan tetapi, dengan jidouhanbaiki pembeli tidak perlu berlama-lama mengantri. Apalagi dengan semakin canggihnya teknologi di Jepang, inovasi Vending Machine pun semakin digalakkan, yang dulu hanya terbatas menjual minuman dan rokok, kini Vending Machine di Jepang juga digunakan untuk menjual makanan, baju, alat elektronik, buku dan lain-lain.
Harga produk yang dijual pun sama dengan produk yang ada di supermarket atau konbini. Bahkan adakalanya harga yang dipatok di jidouhanbaiki lebih murah dari harga yang ada di supermarket atau konbini.

1.2      Sejarah


Gambar 1   Buku Heron
Seperti yang ditulis oleh perusahaan Finex dalam webnya (http://www.att-japan.net/en/culture/guide/EC000090) bahwa sejarah paling awal dari Vending Machine ini dicetuskan oleh Heron, seorang ahli matematika dan insinyur dari Alexandria pada abad pertama. Vending Machine pertama adalah “holy water dispenser” (mesin penjual air suci) yang ditemukan dalam buku karangannya. Dalam buku Heron tertulis bahwa mesin ini diletakkan di sebuah candi di Alexandria.
Cara kerja mesin ini yaitu dengan meletakkan koin pada mesin. Berat koin akan mendorong tuas yang terhubung dengan pintu. Ketika pintu terbuka, air suci akan mengalir keluar. Akan tetapi, koin akan jatuh kemudian pintu kembali menutup.  Pembeli hanya akan mendapatkan air suci sebanyak berat koin selama pintu terbuka.
Hal yang aneh menurut Ernie Smith dalam artikelnya di sebuah web (http://www.atlasobscura.com/articles/the-history-of-vending-machines-goes-back-to-the-1st-century) adalah masyarakat modern tidak mengembangkan mesin ini selama kurang lebih 1800 tahun. Vending Machine modern pertama baru dicetuskan pada tahun 1883 di London oleh seorang penemu Percival Everet, menjual kartu pos, amplop dan kertas memo. Di Amerika Serikat mesin muncul pertama kali pada tahun 1888 yang dibuat oleh perusahaan permen karet Thomas Adam Gum Company yang tentunya digunakan untuk menjual permen karet.
Menurut Finex (http://www.att-japan.net/en/culture/guide/EC000090) di Jepang, Vending Machine pertama kali ditemukan oleh Tawaraya Koshichi pada tahun 1888. Mesin tertua terbuat dari kayu yang menjual kartu pos.  Mesin pertama dibuat di Shimonoseki Perfectur Yamaguchi, yaitu mesin penjual rokok. Sejak itu Vending Machine mulai meningkat dari 240.000 unit di tahun 1964 menjadi 1 juta unit pada tahun 1970. Pada tahun 1973 mencapai 2 juta unit  dan 5 juta pada tahun 1984. Vending Machine di Jepang pun semakin meningkat setelah itu, hingga saat ini mencapai  lebih dari 5,5 juta unit yang tersebar di seluruh Jepang.

1.2       Faktor Berkembang Pesatnya Vending Machine (Jidouhanbaiki) Di Jepang

Perusahaan Finex (Finex Co. 2000) menyebutkan ada beberapa alasan atau faktor penyebab berkembangpesatnya jidouhanbaiki di Jepang, diantaranya adalah :
a.       Faktor Keamanan
Di Negara lain, karena alasan keamanan, Vending Machine diproduksi secara terbatas dan hanya ditempatkan di dalam ruangan, seperti di kantor, sekolahan dan pabrik. Selain itu pelanggan yang membeli produk dari mesin ini hanya pembeli tertentu. Oleh karena Jepang merupakan Negara dengan tingkat kejahatan pencurian dan perusakan yang rendah, sangat memungkinkan Jepang untuk menempatkan jidouhanbaiki di luar ruangan. Produksi semakin ditingkatkan seiring meningkatnya pelanggan yang menggunakan mesin tersebut.
b.      Faktor Uang Koin
Pada tahun 1967,  di Jepang uang pecahan 100 yen berbentuk koin dan terbuat dari nikel. Berkat adanya uang koin ini, sirkulasi pecahan 100 yen semakin meningkat. Hingga saat ini sudah ada lebih dari 10 milyar koin. Meningkatnya sirkulasi uang koin ini memungkinkan orang Jepang untuk menggunakan jidouhanbaiki lebih sering dan menjadi hal biasa, bahkan menjadi sebuah kebutuhan.
c.       Faktor Keinginan Berinovasi
Pada tahun 1970, sebuah perusahaan minuman membuat kopi yang dikemas dalam kaleng dan kemudian menjualnya di jidouhanbaiki yang bisa menjaga minuman panas atau dingin. Oleh karena keinginan ini, versi pun ditingkatkan menjadi mesin yang dapat menjaga minuman dalam keadaan panas dan dingin secara bersamaan. Tidak hanya minuman saja, hingga saat ini ramen kemasan kaleng pun disediakan dalam keadaan panas dan dingin dalam jidouhanbaiki.
d.      Faktor  Teknologi  Robot
Jepang terkenal dengan teknologinya dalam bidang robot. Vending Machine juga dapat dianggap sebagai robot yang dapat melakukan tugas-tugas untuk kepentingan manusia. Orang Jepang memiliki pandangan positif terhadap robot, oleh karena itu sebagian besar tidak keberatan membeli atau menerima jasa dari robot.

BAB 4                     Kesimpulan

Jepang merupakan negara dengan varietas Vending Machine dengan konsentrasi tertinggi di dunia mencapai 5,5 juta unit atau satu mesin untuk 24 warga Jepang. Vending Machine adalah mesin yang digunakan untuk menjual berbagai produk secara otomatis setelah memasukkan sejumlah uang ke dalamnya.  Vending Machine dalam Bahasa Jepang disebut dengan jidouhanbaiki, pencetus mesin pertama di Jepang adalah Tawaraya Koshichi.
Jidouhanbaiki berkembang dengan pesat di Jepang dikarenakan beberapa faktor yaitu :
1.      Faktor Keamanan
2.      Faktor Uang Koin
3.      Faktor Keinginan Berinovasi
4.      Faktor Teknologi Robot
Jepang memiliki beragam jenis jidouhanbaiki dengan keunikan produknya. 15 diantaranya adalah Drink Vending Machine With Lottery, Asahi Vending Machine, The High-Tech Digital Vending Machine, Hot Can Of Pre-Cooked Ramen, Fresh Stuff Vending Machine, Fashion Vending Machine, Balloon Vending Machine, Cars Vending Machine, Ticket Vending Machine, Umbrella Vending Machine, Natto Vending Machine, Curry Vending Machine, Lobster Vending Machine, Gachapon Toys Vending Machine dan Stamp Vending Machine.


Daftar Pustaka

Baseel, Casey. Panties Return to Japanese Vending Machines, But This Time is Pervy Coasters for Plastic Bottles. 29 Mei 2015. http://en.rocketnews.com (diakses 19 Mei, 2016).
—. We Try Ramen From A Can On The Backstreet Of Tokyo [Taste Test]. 26 September 2014. http://en.rocketnews24.com (diakses 12 Mei, 2016).
Borders, Brett. Bizzare Japanese Arcade Game: Live Lobster Catcher. 6 Mei 2008. http://www.weirdasianews.com (diakses 19 Mei, 2016).
Buren, Peter Van. What's The Real Story Behind Japans Used Underwear Vending Machine. 5 Februari 2015. http://xpatnation.com (diakses 19 Mei, 2016).
David, Tonia. Japanese Vending Machine : Next Generation. 21 Maret 2014. http://www.deepjapan.org (diakses 19 Mei, 2016).
Finex Co., Ltd. Vending Machine in Japan. 7 April 2000. http://www.att-japan.net (diakses 12 Mei, 2016).
Gaijinpot. Unique Vending Machines in Japan. 17 November 2011. http://injapan.gaijin.com (diakses 19 Mei, 2016).
Gerhold, Paula. Japanese Brassiere Brand Comes Out With a New Line of Vending Machine Lingerie! 10 Agustus 2013. http://en.rocketnews24.com (diakses 19 Mei, 2016).
Hartanto, Sanny Soedjatmiko. Unique Vending Machine in Japan. 6 September 2015. http://taiken.co (diakses 19 Mei, 2016).
Jessica. Constipated cats, Sticky Blue Poop and More: Japan's 9 Weirdest Vending Machine Toys . 11 November 2013. http://en.rocketnews24.com (diakses 19 Mei, 2016).
K.K., Intel. Next-Generation Vending Machine Based on Intel Architecture Features Large Transparent display Screen and Intel AIM Suite - Anonymous Viewer Analytics. Paper, Tokyo: Intel Corporation, 2011.
Kay. Another Amazing Vending Machine From Japan! But This One's No High-Tech Gadget. 16 Mei 2013. http://en.rocketnews24.com (diakses 19 Mei, 2016).
Kirai. Umbrella Vending Machine. 26 Agustus 2010. http://www.kirainet.com (diakses 19 Mei, 2016).
Mai, Tuan. Japan's New High-tech Digital Vending Machine. 31 Maret 2011. http://www.tomsguide.com (diakses 19 Mei, 2016).
McGee, Oona. Create Personalised Stamps in a Minute with New Ink Stamp Vending Machine. 11 Juli 2015. http://en.rocketnews24.com (diakses 19 Mei, 2016).
—. Old-school Vending Machineon Japan's Sado Island sells Bags of Rare and Local Fruit. 6 November 2015. http://en.rocketnews.com (diakses 18 Mei, 2016).
Merchant, Brian. Vending Machine Grows 20.000 Heads of Lettuce a Year Without Sunlight. 1 November 2010. http://www.treehugger.com (diakses 19 Mei, 2016).
Noble, Mc Kenley. Touchscreen Vending Machine Can Ramember Your Face Your Drink. 15 Desember 2011. http://www.pcworld.com (diakses 19 Mei, 2016).
Oddee. 12 Bizzare Vending Machines (Strange Vending Machines). 26 Mei 2009. http://www.oddee.com (diakses 19 Mei, 2016).
Parrish, Kevin. This Japanese Vending Machine Dishes Out FreeWi-Fi. 29 Desember 2011. http://www.tomsguide.com (diakses 12 Mei, 2016).
Richard, Michael Graham. Smart Cars Vending Machine In Japan. 18 Juni 2008. http://www.treehugger.com (diakses 19 Mei, 2016).
Smith, Ernie. The History of Vending Machine Goes Back To The 1st Century. 3 Agustus 2015. http://www.atlasobscura.com (diakses 12 Mei, 2016).
Steven. Japanese Egg Vending Machine Vends Eggs. 19 Februari 2012. http://en.rocketnews24.com (diakses 18 Mei, 2016).
Suttle, Rick. Vending Machine Business Pros & Cons. 2016. http://smallbusuness.chron.com (diakses 20 Mei, 2016).
Tochimaru. 7 Things You Can Buy From A Japanese Vending Machine. 26 Maret 2016. http://fastjapan.com (diakses 19 Mei, 2016).
WebFinance, Inc. What is Vending Machine? Definition and Meaning. 1 Januari 2016. http://businessdictionary.com (diakses 18 Mei, 2016).
Woodbine, Steven. Vending Machine Fundamentals : How To Build Your Own Route. Vancouver: Lulu.com, 2007.

full file klik

Template by:

Free Blog Templates